Jumlah Penganggur Terdidik Lumayan Banyak, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

2 hours ago 2

Jumlah Penganggur Terdidik Lumayan Banyak, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pencari kerja mendatangi stan perusahaan saat pelaksanaan job fair di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Ilustrasi Foto: ANTARA/HO - prastyo

jpnn.com - JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penganggur berlatar belakang lulusan perguruan tinggi (Diploma IV, S1, S2, hingga S3) di Indonesia mencapai 1.033.182 orang per Mei 2026.

Angka ini mencakup sekitar 14,31 persen dari total 7,22 juta penganggur di Indonesia.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai ketidaksesuaian antara kompetensi angkatan kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (skill mismatch) merupakan faktor utama dari jumlah penganggur terdidik yang cukup tinggi.

“Fenomena pengangguran lulusan perguruan tinggi disebabkan adanya mismatch antara kompetensi jabatan dengan keterampilan yang dimiliki, hingga rendahnya literasi digital dan soft skills,“ kata Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (13/8).

Lebih lanjut, Anwar mengatakan faktor lainnya ialah pertumbuhan lapangan kerja formal yang lambat, sementara itu jumlah lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi makin tinggi.

“Pertumbuhan lapangan kerja formal belum sebanding dengan jumlah lulusan baru, ditambah preferensi lulusan yang cenderung menunggu pekerjaan formal tertentu,” ujar dia.

Selain itu, ia memandang perkembangan teknologi dan transformasi industri yang berlangsung cepat belum sepenuhnya diikuti oleh sistem pendidikan dan pelatihan, sehingga banyak lulusan belum memiliki kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja.

Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono menambahkan, keterbatasan pengalaman kerja, penguasaan soft skills, serta sertifikasi kompetensi juga menjadi faktor yang mempengaruhi rendahnya penyerapan tenaga kerja.

Data resmi BPS mencatat jumlah penganggur terdidik per Mei 2026 di Indonesia lumayan banyak. Berikut datanya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |