Komisi III DPR Soroti Niat Hari Sih Advianto Maju Seleksi Hakim Agung TUN Pajak

2 hours ago 2

Komisi III DPR Soroti Niat Hari Sih Advianto Maju Seleksi Hakim Agung TUN Pajak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dan Pengajar Pada Universitas Negeri Gusti Bagus Sugriwa, Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-P Wayan Sudirta mempertanyakan motivasi Hari Sih Advianto memilih menjadi calon Hakim Agung Tata Usaha Negara (TUN) Khusus Pajak.

Pertanyaan itu disampaikan saat momen uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak di Komisi III DPR, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).

"Sejak kapan saudara bercita-cita menjadi hakim dan kenapa mesti menjadi hakim," tanya Wayan kepada Hari dalam uji kelayakan dan kepatutan, Kamis.

Legislator fraksi PDI Perjuangan itu mengaku mendengar kabar Hari berstatus pejabat pajak, tetapi memilih mendaftar calon Hakim Agung TUN.

Wayan menyampaikan bahwa pejabat pajak bukanlah jabatan sembarang, sedangkan tugas hakim sangat berat dan berbeda dari profesi Hari sebelumnya. 

"Pejabat pajak itu bukan jabatan yang sembarangan. Kok, ingin menjadi hakim? Kan, tantangan menjadi hakim itu, kan, berat," ujar dia.

Hari sebelum menjawab pertanyaan Wayan, lebuh dahulu memaparkan latar belakang dengan menyebut pernah bekerja di Direktorat Jenderal Pajak sejak tahun 1991-2009.

Hari selanjutnya pindah menjadi widyaiswara perpajakan untuk mengajar para pegawai di pengadilan di sektor bea. 

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-P Wayan Sudirta mempertanyakan motivasi Hari Sih Advianto maju sebagai calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |