jatim.jpnn.com, JEMBER - KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Ketapang mengalami keterlambatan setelah tertemper mobil sedan di perlintasan sebidang KM 176+585 JPL 108 petak jalan Tanggul-Bangsalsari, Kabupaten Jember, Sabtu (5/9) dini hari.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.53 WIB.
“Kami menyesalkan atas terjadinya insiden temperan antara KA Wijaya Kusuma dengan kendaraan di perlintasan sebidang KM 176+585 JPL 108 petak jalan Tanggul-Bangsalsari,” kata Cahyo di Jember.
Berdasarkan laporan kepolisian dan masinis, terdapat mobil yang tidak berhenti sejenak ketika rangkaian KA Wijaya Kusuma akan melintas di perlintasan tersebut.
Masinis telah membunyikan suling atau klakson lokomotif berkali-kali. Namun, karena jarak kendaraan dengan kereta sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindarkan.
“Masinis juga sudah membunyikan suling/klakson lokomotif berkali-kali, namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, insiden tersebut tidak dapat terhindarkan,” ujarnya.
Cahyo menjelaskan, informasi awal mengenai kejadian diterima masinis melalui Pusat Pengendali Operasi Daop 9 Jember.
Saat kereta melintas, mobil tersebut diketahui bergerak dari arah selatan ke utara dan langsung melewati perlintasan hingga akhirnya terjadi temperan.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















