jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) menanggapi beredarnya foto dan narasi di media sosial yang memperlihatkan kondisi satwa kurus hingga dikaitkan dengan pengelolaan kebun binatang saat ini.
Manajemen KBS menegaskan sebagian foto yang ramai dibagikan merupakan dokumentasi lama dan bukan kondisi koleksi satwa saat ini.
Direktur Operasional dan Umum PDTS KBS Nurika Widyasanti mengatakan sejumlah foto yang beredar menampilkan satwa seperti Melani, Betty, dan Beno. Menurutnya, foto-foto tersebut diambil jauh sebelum KBS dikelola oleh Perumda.
"Kalau untuk satwa-satwa yang saya lihat di gambar sebelumnya seperti Melani ataupun Betty, Beno, itu merupakan gambar lama dan merupakan satwa pada saat belum dalam pengelolaan Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya. Jadi itu adalah gambar yang diunggah kembali dan bukan satwa atau koleksi satwa kami saat ini,” kata Nurika, Jumat (24/7).
Dia mengatakan sebagai lembaga konservasi, KBS tetap memprioritaskan kesejahteraan satwa melalui pemberian pakan, perawatan kesehatan, hingga penerapan enrichment, yakni metode yang bertujuan mendorong satwa menampilkan perilaku alaminya.
"Kami tetap memberikan pakan maupun perawatan dan pemeliharaan satwa secara optimal sesuai dengan kaidah animal welfare atau kesejahteraan satwa,” ujarnya.
Terkait isu adanya satwa yang mati, Nurika mengakui kematian satwa tetap terjadi sebagai bagian dari dinamika pengelolaan kebun binatang.
Namun, dia menegaskan kematian tersebut masih berada dalam batas yang dinilai wajar dan bukan akibat kelalaian.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
