Kenang Sosok Almarhum Danny Setiawan, Dedi Mulyadi: Saya Ditegur, Jangan Pakai Baju Hitam

2 hours ago 2

 Saya Ditegur, Jangan Pakai Baju Hitam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengangkat keranda jenazah Danny Setiawan di rumah duka di Jalan Anggrek, Kota Bandung, Sabtu (19/9/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap sejumlah kenangan bersama mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan yang meninggal dunia pada Sabtu (19/9).

Salah satu kenangan yang paling membekas bagi Dedi adalah dukungan Danny terhadap sejumlah gagasannya ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.

Dedi mengaku sudah mengenal Danny sejak lama, bahkan ketika almarhum masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat sebelum kemudian terpilih menjadi gubernur.

"Saya dengan Pak Danny Setiawan kami kenal lama sejak saya wakil bupati (Purwakarta), beliau waktu itu sudah Sekda Jabar, kemudian terpilih gubernur," kata Dedi saat ditemui di rumah duka, Jalan Anggrek, Kota Bandung.

Dia menuturkan, salah satu bentuk dukungan Danny yang paling diingatnya adalah ketika dirinya menggagas pembangunan sekolah berbasis budaya Sunda di Kabupaten Purwakarta.

Saat itu, Dedi mengaku memiliki keterbatasan dalam merealisasikan sejumlah gagasannya, termasuk pembangunan SD Kahuripan Pajajaran.

Pembangunan sekolah tersebut sempat terkendala anggaran. Bantuan Rp500 juta yang sebelumnya diberikan bahkan sempat dialihkan.

Namun, Danny kemudian kembali membantu hingga sekolah tersebut akhirnya terwujud dan masih digunakan hingga sekarang.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyampaikan kenangannya bersama almarhum Danny Setiawan yang banyak berjasa di kehidupan politiknya sampai sekarang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |