jogja.jpnn.com, SLEMAN - Dugaan keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) dialami oleh 45 siswa di tiga sekolah di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman pada Senin (7/9).
Puluhan siswa itu mengalami gejala pusing hingga mual sehingga harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin Kamba mengatakan kasus di Kapanewon Turi menambah daftar panjang kasus keracunan makanan di Kabupaten Sleman.
Kamba mendesak agar anggota dewan mengikuti langkah berani yang diambil oleh DPRD Malang, yaitu menyetop program MBG.
"JCW mendorong legislatif DPRD Kabupaten Sleman untuk berani menyatakan menghentikan program MBG tersebut," katanya, Selasa (8/9).
Anggota dewan dituntut berani meskipun program tersebut dijalan pemerintah pusat.
Kamba mengatakan warga Jogja membutuhkan wakil rakyat yang mau memperjuangkan aspirasi mereka.
"Tidak ada sanksi pidana bagi SPPG yang lalai, lantas sampai kapan korban terus mengalami keracunan massal," katanya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















