bali.jpnn.com, GILIMANUK - Antrean panjang di dua pelabuhan yang melayani penyeberangan di Selat Bali memaksa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, turun tangan.
BUMN transportasi ini kembali menurunkan kapal perbantuan dengan kapasitas besar, Jumat (4/9) kemarin, yakni KMP Jatra 1.
KMP Jatra I didukung spesifikasi teknis yang andal, berukuran 4.145 GT, panjang 81 meter, dan lebar 15,6 meter.
Kapal feri mampu mengangkut 700 penumpang dan 54 kendaraan campuran dengan kapasitas angkut sebesar 420 ton.
Kapal jumbo ini dikerahkan untuk mengurai antrean panjang yang memicu kemacetan di dua titik utama, baik dari arah Ketapang maupun Gilimanuk.
Informasi terakhir, antrean di Ketapang mencapai 13 km.
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry mendatangkan tiga kapal perbantuan, yaitu KMP Atayana, KMP Portlink VII dan KMP Liputan XII.
Dua kapal pertama menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) di Pelabuhan Gilimanuk, sedangkan KMP Liputan XII menerapkan pola TBB di Dermaga LCM (Ketapang/Banyuwangi).



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















