Korban Tewas Lakalantas Periode Juli 2026 Turun 22,92%

19 hours ago 3

Korban Tewas Lakalantas Periode Juli 2026 Turun 22,92%

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kakorlantas Irjen Wibowo. Dok: Humas Polri.

jpnn.com, JAKARTA - Satu bulan sejak kepemimpinan Kakorlantas Polri Irjen Wibowo, kinerja keselamatan lalu lintas menunjukkan tren positif. Data kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sepanjang Juli 2026 mencatat jumlah korban meninggal dunia turun 22,92 persen dibandingkan Juni 2026 atau berkurang sebanyak 441 orang.

Penurunan angka fatalitas tersebut menjadi hasil analisis dan evaluasi (anev) Subdirektorat Kecelakaan Lalu Lintas Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri terhadap data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) atau Sistem Manajemen Keselamatan Jalan Terpadu Korlantas Polri.

Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Mariochristy PS Siregar mengatakan analisis dan evaluasi dilakukan atas arahan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya untuk mengukur perkembangan situasi kecelakaan lalu lintas selama Juli 2026.

“Hasil analisi menunjukkan kualitas penanganan keselamatan lalu lintas mengalami perbaikan. Yang paling menonjol adalah penurunan jumlah korban meninggal dunia sebesar 22,92 persen atau 441 orang dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Kombes Mario.

Selain penurunan fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan meski relatif tipis, yakni sebanyak 27 kejadian atau 0,17 persen dibandingkan Juni 2026.

Di sisi lain, data juga menunjukkan jumlah korban luka berat meningkat sebanyak 218 orang atau 11,05 persen. Kondisi ini akan menjadi salah satu fokus evaluasi Korlantas Polri dalam memperkuat upaya pencegahan kecelakaan dan meminimalkan dampak fatal dari setiap peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data IRSMS periode Juli 2026, lima wilayah dengan jumlah kecelakaan lalu lintas tertinggi masih didominasi oleh Polda di Pulau Jawa, yakni Polda Jawa Tengah dengan 3.300 kejadian, disusul Polda Jawa Timur sebanyak 3.017 kejadian, Polda Metro Jaya 1.572 kejadian, Polda Jawa Barat 886 kejadian, dan Polda Sulawesi Selatan 872 kejadian.

Meski demikian, Korlantas Polri menilai indikator utama keselamatan lalu lintas adalah keberhasilan menekan angka korban meninggal dunia.

Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada periode Juli 2026 mengalami penurunan sebanyak 22,92 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |