Koster: Jangan Sampai Pariwisata Maju, tetapi Petani Bali Gigit Jari!

3 weeks ago 13

Jumat, 03 Juli 2026 – 13:56 WIB

 Jangan Sampai Pariwisata Maju, tetapi Petani Bali Gigit Jari! - JPNN.com Bali

Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (2/7). Foto: Humas Pemprov Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Menurut Koster, integrasi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar petani tidak hanya menjadi pihak yang menjaga bentang alam Bali, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.

Gubernur Koster juga menekankan bahwa pertanian tidak boleh diposisikan hanya sebagai pelengkap pembangunan pariwisata.

Ia menilai selama ini banyak kawasan pertanian justru menjadi daya tarik wisata tanpa memberikan manfaat ekonomi yang memadai kepada para petani sebagai pemilik lahan.

"Jangan sampai keindahan sawah dinikmati industri pariwisata, tetapi petaninya gigit jari.

Pertanian dan pariwisata harus saling menguntungkan,” ujar Gubernur Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (2/7).

“Lahan pertanian bukan cuma soal ketahanan pangan, tetapi juga magnet wisata alam.

Ini harus dikelola secara berkeadilan.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |