jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di PT Pertamina (Persero) untuk periode 2018 hingga 2023.
"Pemeriksaan rencananya berlangsung di Gedung KPK Merah Putih, Kamis (2/7)," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (2/7).
KPK menghadirkan dua orang saksi, yaitu Benny Artono, seorang pensiunan BUMN, dan Elvizar, pensiunan yang juga mantan Direktur PT Pasifik Cipta Solusi untuk periode Oktober 2019 hingga 2024.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses penyidikan yang terus berjalan untuk mengungkap dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi SPBU tersebut.
Kasus ini bermula dari pengadaan yang dilakukan oleh pihak di PT Telkom Indonesia (Persero), yang hasilnya kemudian digunakan di lingkungan Pertamina. KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara ini, meskipun identitasnya belum seluruhnya diumumkan ke publik.
Salah satu tersangka yang telah diketahui adalah Elvizar, yang juga merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) pada periode 2020-2024.
KPK mendalami proyek digitalisasi SPBU yang tidak hanya mencakup pengadaan mesin EDC untuk transaksi pembayaran dan pencatatan, tetapi juga alat untuk mengecek ketersediaan stok BBM atau automatic tank gauge (ATG).
Penyidikan kasus ini telah memasuki tahap akhir sejak Agustus 2025, dan KPK bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini secara paralel menghitung kerugian keuangan negara akibat kasus tersebut. Proyek digitalisasi SPBU ini diketahui bernilai sekitar Rp 3,6 triliun dan sebelumnya juga diselidiki oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dugaan praktik diskriminasi dalam penunjukan langsung penyedia. (tan/jpnn)



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
