Kualitas Udara Kota Bandung Menurun Terdampak Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau

2 weeks ago 22

Senin, 07 September 2026 – 18:30 WIB

Kualitas Udara Kota Bandung Menurun Terdampak Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau - JPNN.com Jabar

Ilustrasi: Pelajar SD di Kota Bandung menggunakan masker, menyusul sebaran abu vulkanis Gunung Anak Krakatau. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Kualitas udara Kota Bandung terpantau berada pada kategori sedang, menyusul adanya sebaran abu vulkanis dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, mengatakan, kualitas udara Bandung sempat berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Senin (7/9/2026) pagi.

Namun, berdasarkan pemantauan terbaru, kondisi udara mulai membaik meski masih berada pada kategori sedang.

"Per jam sekarang kualitasnya sedang. Tadi pagi itu sedang menjelang buruk. Sekarang sedang dengan parameter 86, di mana PM2,5-nya itu 28 mikrogram per meter kubik," kata Darto di Balai Kota Bandung.

Dia menjelaskan, masyarakat yang masuk kelompok sensitif perlu meningkatkan kewaspasdaan ketika beraktivitas di luar ruangan. 

Kelompok tersebut antara lain warga yang memiliki penyakit pernapasan, asma, maupun kelompok rentan lainnya.

"Untuk kondisi sedang seperti ini, kelompok sensitif harus menggunakan masker, masker KN95 atau masker medis. Karena bagi kelompok sensitif, itu sudah mulai bisa mengganggu pernapasan. Bagi kelompok normal masih aman," ujarnya. 

Darto mengimbau kelompok sensitif untuk menghindari aktivitas di luar ruangan secara berlebihan.

Kualitas udara di Kota Bandung mengalami pemburukan dengan adanya sebaran abu vulkanis Gunung Anak Krakatau. Begini imbauan DLH.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |