Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker

5 hours ago 2

Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Jalan protokol di Palembang diselimuti kabut asap pada tahun 2023 lalu. Foto: Cuci Hati/JPNN.com.

jpnn.com, PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Palembang kembali menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Imbauan tersebut menyusul menurun ya kualitas udara akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra Selatan.

Berdasarkan pemantauan Statistik PM2.5 Musi 2 Palembang pada Rabu (5/8/2026) pukul 18.00 WIB, konsentrasi partikulat halus (PM2.5) mencapai 57,2 mikrogram per meter kubik µg/m³.

Angka tersebut telah melampaui ambang dan masuk kategori tidak sehat.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis menerangkan, penurunan kualitas udara diduga dipengaruhi asap karhutla yang terbawa angin hingga ke Kota Palembang.

"Kami mencatat nilai PM2.5 sebesar 57,2 µg/m³.

pada pukul 18.00 WIB. Berdasarkan klasifikasi BMKG, kualitas udara sudah masuk kategori tidak sehat karena melebihi nilai ambang batas, yakni µg/m³," terang Wandayantolis, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan apabila kondisi udara mulai terlihat berkabut atau tercium bau asap. 

BMKG meminta warga Palembang memakai masker, ini menyusul kualitas udara di kota pempek tersebut sudah tidak sehat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |