Mendagri Tito Ungkap Jejak Sejarah Atambua di Awal Perkembangan Penerbangan Dunia

4 weeks ago 10

Mendagri Tito Ungkap Jejak Sejarah Atambua di Awal Perkembangan Penerbangan Dunia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat menerima dokumentasi sejarah Atambua sebagai jalur penghubung antara Eropa dan Australia dari Wali Kota Darwin, Australia, Peter Styles, Minggu (28/6). Foto: Dokumentasi Puspen Kemendagri

jpnn.com, BELU - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan Atambua merupakan kota bersejarah karena pernah menjadi penghubung Australia dan Eropa pada awal perkembangan transportasi udara dunia.

Bahkan, Atambua tercatat sebagai salah satu titik transit penting dalam penerbangan jarak jauh pertama dari Inggris menuju Australia pada Great Air Race 1919.

Hal itu disampaikan Mendagri Tito di Bandar Udara A. A. Bere Tallo, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (28/6).

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito menerima dokumentasi sejarah Atambua sebagai jalur penghubung antara Eropa dan Australia dari Wali Kota Darwin, Australia, Peter Styles.

Dokumentasi tersebut menjelaskan Atambua menjadi pemberhentian terakhir sebelum pesawat tiba di Darwin, Australia, dalam rute penerbangan bersejarah tersebut.

Mendagri Tito mengatakan sejauh yang diketahuinya, pesawat pertama kali ditemukan oleh Wright Bersaudara asal Amerika Serikat pada 1903.

Sekitar 16 tahun kemudian, tepatnya pada 1919, berlangsung penerbangan jarak jauh dari London menuju Darwin, Australia, yang menempuh sejumlah titik transit di sepanjang rute perjalanannya.

"Atambua sudah menjadi titik transit untuk penerbangan pertama, setelah industri penerbangan pesawat ditemukan pada tahun 1903," katanya.

Mendagri Tito mengungkapkan Atambua memiliki jejak sejarah sebagai penghubung Australia dan Eropa di awal era penerbangan dunia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |