jogja.jpnn.com, SLEMAN - Aktivitas lari santai atau joging kini makin populer di kalangan masyarakat sebagai pilihan olahraga yang praktis dan terjangkau. Di Yogyakarta, tren hidup sehat ini disambut oleh hadirnya berbagai ruang terbuka publik yang ramah bagi para penggiat olahraga fisik. Salah satu tempat yang menjadi favorit warga lokal maupun mahasiswa adalah Embung Tambakboyo.
Secara geografis, Embung Tambakboyo terletak di kawasan strategis yang mencakup tiga desa sekaligus, yakni Desa Wedomartani, Condongcatur, dan Maguwoharjo di Kabupaten Sleman.
Posisinya sangat terjangkau karena hanya berjarak sekitar satu kilometer ke arah utara dari Ring Road Utara, tepat di seberang kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.
Akses jalan menuju lokasi sangat mudah dilalui, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil.
Pembangunan embung ini dimulai pada 2003 dan selesai diserahterimakan pada 2008 di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak.
Dengan luas kolam mencapai hampir 7,8 hektar dan kapasitas tampung air sebesar 400.000 meter kubik, embung yang dialiri Sungai Tambakbayan dan Sungai Buntung ini difungsikan sebagai wilayah konservasi, ruang terbuka hijau, daerah resapan air, hingga cadangan air bagi wilayah Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta.
Seiring berjalannya waktu, fungsi Embung Tambakboyo berkembang menjadi destinasi wisata air dan tempat olahraga favorit.
Keunggulan utama tempat ini terletak pada trek melingkar di sekeliling waduk yang dirancang rapi menggunakan paving block.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















