bali.jpnn.com, DENPASAR - Teka-teki kematian bule Australia berinisial DJS, 57 dan dua anaknya, ADS, 7 serta LKS, 4 di Arca Bungalow, Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Kuta, Badung, Bali, Minggu (13/9) lalu, makin terkuak.
Hasil pemeriksaan luar tim identifikasi Polresta Denpasar, kedua anak berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu meninggal dengan cara dibekap.
“Setelah dibekap, kedua anak itu dicekik bapaknya,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo D. Simatupang, Senin (14/9) kemarin.
Panik setelah kedua anaknya meninggal, DJS yang menikahi perempuan warga negara Indonesia (WNI) itu memutuskan bunuh diri.
“Korban DJS meninggal karena gantung diri,” imbuh Kombes Leonardo Simatupang.
Namun, untuk mengetahui penyebab pasti kematian ketiga korban, kepolisian masih menunggu hasil autopsi tim dokter forensik RSUP Prof Ngoerah.
Korban DJS ditemukan tergantung di terali besi jendela dengan menggunakan kabel setrika warna putih.
Posisi tubuh anak laki-laki di atas korban anak perempuan.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















