Mitos atau Fakta Air Galon Guna Ulang Mengganggu Hormon? Ini Kata Riset

3 weeks ago 22

Mitos atau Fakta Air Galon Guna Ulang Mengganggu Hormon? Ini Kata Riset

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) dari galon polikarbonat (PC) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan gangguan sistem hormon. ilustrasi. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) dari galon polikarbonat (PC) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan gangguan sistem hormon, gangguan reproduksi, maupun kanker. 

Hal tersebut terungkap berdasarkan riset Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (Unair).

Penelitian menganalisis pola konsumsi AMDK, kandungan Bisphenol A (BPA) pada 10 merek air kemasan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, serta kaitannya dengan berbagai keluhan kesehatan yang dialami responden. 

Hasilnya, tidak ada hubungan antara gangguan hormon dalam bentuk apapun akibat mengonsumsi air dari galon guna ulang PC.

"Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara paparan BPA dari konsumsi air minum dalam kemasan dengan risiko kanker, gangguan reproduksi, maupun gangguan hormon," bunyi kesimpulan penelitian tersebut.

Dalam pembahasannya, peneliti menjelaskan rendahnya risiko gangguan hormon akibat BPA yang ditemukan pada seluruh sampel air minum. 

BPA yang terdeteksi masih berada di bawah nilai ambang aman yang ditetapkan BPOM maupun batas Tolerable Daily Intake (TDI) dari Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA).

Dalam penelitian tersebut, seluruh sampel AMDK yang diuji mengandung BPA pada kadar yang masih jauh di bawah ambang batas aman.

Mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) dari galon polikarbonat (PC) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan gangguan sistem hormon

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |