Negara Memerlukan Tata Kelola, Bukan Sekadar Kehendak Politik

3 weeks ago 14

Oleh: Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos - Pemerhati sosial-politik serta kebijakan publik & Alumnus PPRA LVIII Lemhannas RI (2018)

Negara Memerlukan Tata Kelola, Bukan Sekadar Kehendak Politik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerhati sosial-politik serta kebijakan publik & Alumnus PPRA LVIII Lemhannas RI (2018) dengan fokus pada pembangunan karakter dan jati diri bangsa, serta isu pendidikan, dan ketahanan nasional Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Dalam setiap pergantian pemerintahan, rakyat selalu berharap hadirnya perubahan.

Harapan itu lahir dari keyakinan bahwa pemimpin baru membawa energi baru, gagasan baru, dan keberanian mengambil keputusan.

Kehendak politik (political will) memang merupakan modal penting dalam menjalankan pemerintahan.

Namun, sejarah juga mengajarkan bahwa kehendak politik, sekuat apa pun, tidak akan menghasilkan pemerintahan yang efektif tanpa ditopang tata kelola (good governance) yang baik.

Negara modern tidak dibangun hanya dengan keberanian mengambil keputusan.

Negara dibangun melalui sistem yang bekerja, institusi yang kuat, kebijakan yang matang, aparatur yang kompeten, koordinasi yang baik, serta mekanisme evaluasi yang berjalan secara konsisten.

Dalam beberapa waktu terakhir, publik menyaksikan berbagai kebijakan yang memunculkan pertanyaan mengenai kualitas tata kelola pemerintahan.

Program pelatihan dasar militer bagi calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih, misalnya, menimbulkan perdebatan luas.

Sejarah mengajarkan kehendak politik, sekuat apa pun, tidak akan menghasilkan pemerintahan yang efektif tanpa ditopang tata kelola yang baik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |