PAD Bali Tembus Rp9,28 Triliun, Sektor Pariwisata Jadi Penopang Utama

2 hours ago 5

Senin, 27 Juli 2026 – 06:17 WIB

PAD Bali Tembus Rp9,28 Triliun, Sektor Pariwisata Jadi Penopang Utama - JPNN.com Bali

Turis asing saat berwisata di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, beberapa waktu lalu. Pariwisata masih menjadi andalan Bali mendulang PAD. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.

bali.jpnn.com, DENPASAR - Sektor pariwisata terbukti masih menjadi mesin penggerak utama perekonomian Bali.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali mencatat penerimaan Pajak Barang dan Jasa Pertentu (PBJT) yang mencakup sektor pariwisata berhasil menembus angka Rp4,13 triliun hingga Juni 2026.

Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,6 persen secara tahunan (year-on-year).

Secara akumulatif, total PAD Provinsi Bali hingga semester pertama 2026 melonjak hingga Rp9,28 triliun, naik 7,26 persen disbanding periode yang sama 2025 lalu.

Kepala Kanwil DJPb Bali Supendi menegaskan PBJT yang meliputi konsumsi makanan/minuman, tenaga listrik, perhotelan, jasa parkir, hingga hiburan tersebut memegang peranan kunci dalam keuangan daerah.

“PBJT berkontribusi paling besar terhadap pajak daerah di Bali,” ujar Supendi dilansir dari Antara.

Supendi menambahkan, meski kondisi ekonomi global masih diwarnai krisis geopolitik, daya tarik pariwisata Pulau Dewata terbukti tetap solid sepanjang semester pertama tahun ini.

Menurut Supendi, tingginya penerimaan PBJT sejalan dengan derasnya arus kunjungan turis asing maupun lokal ke Bali.

PAD Provinsi Bali hingga semester pertama 2026 melonjak hingga Rp9,28 triliun, naik 7,26 persen dibanding periode yang sama 2025 lalu

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |