PalmCo Rintis Proyek Kedelai 1.000 Hektare untuk Tekan Impor

6 hours ago 2

PalmCo Rintis Proyek Kedelai 1.000 Hektare untuk Tekan Impor

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa. Foto: dok PalmCo

jpnn.com, JAKARTA - Sub holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menggelar pilot project penanaman kedelai serentak di 20 titik di berbagai wilayah kerjanya. 

Secara keseluruhan, proyek percontohan ini menyasar luas awal 1.000 hektare pada Jumat pekan lalu.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa menyampaikan pelaksanaan pilot project kedelai PalmCo adalah tindak lanjut atas penugasan pemerintah dalam mendukung asta cita.

“Ini merupakan tindak lanjut kita atas arahan Bapak Presiden melalui bapak Menteri Pertanian untuk meningkatkan produksi nasional dan menekan import kedelai,” kata Jatmiko.

Di tahap pertama tersebut, perusahaan menargetkan luasan 1.000 Ha sebagai areal percontohan yang seluruhnya berada di kawasan replanting sawit milik perusahaan.

Adapun Kebun Adolina Regional 2, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Acara ini terhubung secara daring dengan Regional Manajemen lain yang melaksanakan aktivitas serupa di 6 provinsi.

“Kami optimalisasikan areal peremajaan ataupun konversi sawit. Sehingga kurang lebih selama 6 bulan sebelum sawit kembali di tanam, kami akan menanam kedelai terlebih dahulu,” jelasnya.

Menurut Jatmiko, inisiatif ini dipandang penting, sebab dalam 5 tahun terakhir Indonesia rata-rata defisit kedelai mencapai 2,5 juta ton pertahun atau setara dengan 97 persen import. 

Sub holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menggelar pilot project penanaman kedelai serentak di 20 titik di berbagai wilayah kerjanya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |