Pangdam Udayana Dorong Percepatan Kodam Baru di NTT, Perkuat Perbatasan RDTL

1 hour ago 3

Minggu, 26 Juli 2026 – 07:22 WIB

Pangdam Udayana Dorong Percepatan Kodam Baru di NTT, Perkuat Perbatasan RDTL - JPNN.com Bali

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memaparkan rencana percepatan pembentukan Kodam baru di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Komisi I DPR RI di Makodam Udayana, Jumat (24/7) lalu. Foto: Instagram @kodam.ix.udayana

bali.jpnn.com, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memaparkan rencana percepatan pembentukan Kodam baru di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemaparan tersebut disampaikan Mayjen TNI Piek Budyakto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI di Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Jumat (24/7) lalu.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Pangdam Udayana menekankan pentingnya penguatan sistem pertahanan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Menurut Mayjen TNI Piek Budyakto, posisi strategis NTT menuntut kehadiran sistem keamanan yang lebih kuat, adaptif, dan responsif.

Mayjen TNI Piek Budyakto menjelaskan, pembentukan Kodam baru di NTT bertujuan untuk memperpendek rentang kendali komando.

Pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai ini sekaligus untuk meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial, mempercepat respons operasional, serta mempertegas kehadiran negara di garis batas wilayah.

“Meski situasi keamanan perbatasan relatif kondusif, potensi ancaman seperti penyelundupan, kejahatan lintas negara, pelintas batas ilegal, hingga ancaman nirmiliter tetap memerlukan kesiapsiagaan tinggi,” ujar Mayjen TNI Piek Budyakto.

Oleh karena itu, Pangdam Udayana berharap Komisi I DPR RI memberikan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan, restrukturisasi organisasi, pemenuhan personel, infrastruktur, alutsista, hingga alokasi anggaran.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memaparkan rencana percepatan pembentukan Kodam baru di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Komisi I DPR RI

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |