jogja.jpnn.com, SLEMAN - Persiapan PSS Sleman menghadapi Kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 tidak hanya dimanfaatkan untuk mengasah taktik di lapangan, tetapi juga memperkuat sinergi dengan para pendukungnya. Manajemen Super Elja menggelar acara sarasehan bersama perwakilan suporter dari Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania di Pendopo Omah PSS, Kamis malam (27/8).
Dalam forum terbuka tersebut, diskusi berkembang hangat dari pembahasan pengelolaan klub hingga memasuki aspek paling krusial, yaitu kesiapan skuad Super Elja di lapangan.
Sejumlah keresahan serta kritik tajam dari suporter disampaikan secara langsung kepada jajaran pelatih dan perwakilan pemain yang hadir.
Menanggapi berbagai masukan dari suporter, Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan persiapan tim selama masa pramusim berjalan dengan baik.
Pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa ia sangat memahami keresahan yang dirasakan para pendukung PSS.
"Kritik terhadap PSS adalah bentuk kepedulian suporter sekaligus menjadi vitamin bagi para pemain untuk terus meningkatkan kualitas permainan," ujar Pieter Huistra.
Kendati demikian, Pieter mengajak seluruh elemen suporter untuk memandang perjalanan tim dengan perspektif yang lebih positif.
Menurutnya, kepercayaan serta aura positif yang dibangun bersama suporter merupakan fondasi penting agar para pemain tampil percaya diri.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















