jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sejumlah peneliti Universitas Negeri Semarang (Unnes) memanfaatkan fenomena psikologis pareidolia untuk meningkatkan ketertarikan Generasi Alpha terhadap buku cerita rakyat.
Para peneliti tersebut, yakni Dwi Pangesti Aprilia, Dwi Candra Purnamasari, dan Ria Fitrasih. Ketiganya melakukan penelitian di Komunitas Omah Sinau Puntan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Ketiganya mengembangkan pendekatan melalui eksperimen seni lukis manual dengan menghadirkan bentuk-bentuk tersembunyi dalam ilustrasi buku.
Dalam praktiknya, uji coba purwarupa terhadap anak berusia 8-10 tahun ini tidak hanya membaca cerita, tetapi juga diajak menemukan karakter atau objek yang sengaja disamarkan di antara tekstur dan pola lukisan.
Dwi Pangesti Aprilia mengatakan pareidolia merupakan kecenderungan alami otak manusia untuk mengenali bentuk bermakna dari pola atau objek yang sebenarnya acak.
Fenomena itu, misalnya, terjadi ketika seseorang melihat bentuk wajah manusia pada awan atau siluet hewan pada serat kayu. Konsep tersebut dimanfaatkan untuk membuat ilustrasi buku cerita rakyat menjadi lebih interaktif.
“Alih-alih menggunakan ilustrasi kartun yang sudah jelas dan sering kali membosankan bagi Gen Alpha, penelitian ini mengeksplorasi ketidaksengajaan tekstur dari cat air dan cat tebal (impasto),” kata Dwi Pangesti kepada JPNN.com, Rabu (6/8).
Genangan dan noda warna pada lukisan dimanfaatkan untuk membentuk siluet samar yang menyerupai karakter dalam legenda Nusantara.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
