jateng.jpnn.com, SEMARANG - Kedua orang tua Mozza Axillia Gunarsa (18) sedang menjalani pemeriksaan tes deoxyribonucleic acid (DNA) di Rumah Sakit (RS) Bayangkara Semarang, Jawa Tengah.
Tes DNA diperlukan untuk mengenali identitas jasad di pinggir Tol Semarang, Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.
“Iya, orang tuanya sudah kami undang ke RS Bhayangkara Semarang diperiksa. Nanti dari hasil itu seperti apa, sudah bisa memastikan bahwa itu cukup untuk membuktikan itu adalah korban. Atau perlu tes DNA lagi itu nanti dari ahlinya,” ujar Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, Jumat (4/9).
AKBP Heru menjelaskan polisi masih menyelidiki dan merekonstruksi untuk membuktikan bahwa jasad yang sudah menjadi kerangka itu merupakan Mozza.
“Ini, kan, menunggu hasil rekonstruksi. Mudah-mudahan bisa segera keluar,” kata AKBP Heru.
Dia menjelaskan kerangka tersebut ditemukan terkubur dalam kondisi terbungkus di pinggir Tol Dalam Kota Semarang.
“Jasadnya dibungkus pakai karung. Nah, itu kan kami harus betul-betul pastikan bahwa itu si korban. Jadi, kan harus scientific investigation,” katanya.
Pihaknya menyebut juga sudah mengamankan satu terduga pelaku yang diduga merupakan kenalan atau kekasih korban.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















