jatim.jpnn.com, GRESIK - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan pengungkapan kasus penyelundupan 3,37 ton narkotika jenis kuncup bunga cannabinoid di Gresik memiliki dampak besar terhadap upaya penyelamatan generasi bangsa.
Dari operasi tersebut, negara disebut berhasil menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.
Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Aswin Sipayung menjelaskan kuncup bunga ganja atau cannabinoid itu diduga akan diolah menjadi cairan isi ulang rokok elektrik (vape). Narkotika tersebut berasal dari jaringan internasional Thailand–Malaysia–Indonesia.
“Melalui penyitaan 3,3 juta ton narkotika ini kita berhasil menyelamatkan lebih dari 10,1 juta jiwa anak bangsa dari jurang kehancuran serta mencegah potensi kerugian ekonomi negara yang nilainya mencapai Rp4,58 triliun,” kata Aswin saat konferensi pers di Gresik, Kamis (2/7).
Menurutnya, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan gambaran ancaman nyata yang berhasil dicegah sebelum beredar luas di masyarakat, terutama kalangan generasi muda yang menjadi target utama peredaran narkotika berbasis gaya hidup.
Sementara itu, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyatakan sindikat memanfaatkan celah perdagangan internasional dengan menyusup melalui jalur impor semi resmi dan menyamarkan narkotika seolah barang legal.
“Barang haram yang tersebut disamarkan di antara tumpukan koper dan produk lateks. Dilengkapi dokumen kepabeanan yang tampaknya sah, seakan-akan negara dikelabui oleh administrasi yang begitu rapi,” ujarnya.
Menurut Suyudi, kasus ini menjadi pengungkapan pertama di Indonesia terkait penyelundupan kuncup bunga cannabinoid melalui jalur impor resmi yang kemudian akan diproses menjadi ganja liquid.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
