Penjelasan Pakar UGM Soal Gunung yang Erupsi Bersamaan

1 week ago 6

Rabu, 09 September 2026 – 17:00 WIB

Penjelasan Pakar UGM Soal Gunung yang Erupsi Bersamaan - JPNN.com Jogja

Acara Pojok Bulaksumur di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu (9/9). Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Enam gunung api di Indonesia erupsi nyaris dalam waktu yang bersamaan. Keenam gunung tersebut, yaitu Gunung Anak Krakatau di Lampung, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Sinabung di Sumatera Utara serta Gunung Lewotobi Laki-laki dan Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.

Fenomena geologi yang tergolong langka ini menjadi perhatian publik karena dampaknya yang besar.

Pakar Vulkanologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Agung Harjiko menegaskan bahwa keenam gunung api tersebut tidak berkaitan satu sama lain.

"Kondisi setiap gunung api memang bebeda-beda. Jadi, gunung tersebut tidak saling mempengaruhi," katanya dalam acara diskusi Pojok Bulaksumur UGM pada Rabu (9/9).

Terlebih lagi, katanya, jarak antara gunung-gunung itu sangat jauh sehingga tidak memungkinkan saling mempengaruhi ketika terjadi erupsi.

Senada dengan Agung, Guru Besar Departemen Geologi UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa gunung api memiliki kesamaan sebagai produk terkait tektonik lempeng.

"Tergantung lempeng tektoniknya. Lempeng yang tumbukan tadi itu luas sekali, ribuan kilometer, tetapi kan tidak satu lempeng yang utuh," kata mantan kepala BMKG tersebut.

Selain itu, ia mengatakan adanya data yang mengungkap peningkatan tren seismisitas secara global.

Enam gunung api di Indonesia erupsi nyaris dalam waktu yang bersamaan. Apakah ada unsur saling keterkaitan? Begini kata pakar dari UGM.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |