Perkuat Ekosistem Bisnis Terintegrasi & Jaringan Distribusi, SIG Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

1 week ago 35

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Foto dok SIG

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan permintaan semen nasional yang menunjukkan pemulihan pada semester I 2026 berhasil dimaksimalkan oleh SIG dengan capaian kinerja yang tumbuh solid.

Empat pilar strategis SIG, yaitu transformasi model bisnis semen, keunggulan biaya dan efisiensi, bisnis produk turunan dan solusi bangunan, serta sumber daya dan tata kelola, menjadi landasan untuk memperkuat pengelolaan pasar, meningkatkan efisiensi, serta mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio.

Sebagai bagian dari transformasi, SIG menjalankan program Streamlining Entitas SIG Group dengan melakukan penataan anak usaha untuk mengoptimalkan model business dan menciptakan struktur organisasi bisnis yang efektif dan efisien.

Pada semester I 2026, SIG berhasil mencatatkan total volume penjualan sebanyak 18,28 juta ton, naik 5,6% yoy, utamanya didukung penguatan pasar domestik dengan volume penjualan mencapai 14,18 juta ton atau tumbuh 9,7% yoy.

Sejalan dengan peningkatan volume penjualan, pendapatan SIG ikut terkerek naik sebesar 13,1% yoy menjadi Rp17,65 triliun.

EBITDA juga naik 2,6% menjadi Rp2,15 triliun. Profitabilitas turut menguat, tercermin dari laba bersih yang meningkat 445,9% yoy menjadi Rp207 miliar, sementara laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 471,0% yoy menjadi Rp228 miliar.

”Displin dan konsistensi menjalankan transformasi bisnis membuat SIG semakin resilience di tengah kondisi industri semen domestik yang menantang. Bahkan, transformasi tidak hanya membuat Perusahaan mampu mencapai pertumbuhan kinerja, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang," kata Indrieffouny dalam paparan publik yang digelar oleh Bursa Efek Indonesia pada Selasa (8/9).

Melanjutkan inisiatif dekarbonisasi, SIG terus memperkuat komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan, termasuk peningkatan penggunaan bahan bakar dan bahan baku alternatif, optimalisasi klinker, serta efisiensi energi dan proses produksi.

SIG menjalankan program Streamlining Entitas SIG Group dengan melakukan penataan anak usaha untuk mengoptimalkan model business.

Read Entire Article
Kabar berita |