jpnn.com - JAKARTA SELATAN - Persoalan mengenai pengelolaan Apartemen Taman Rasuna (ATR), Jakarta Selatan, tak kunjung tuntas.
Perselisihan antara warga dengan pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) ATR terus bergulir.
Pada Senin pekan lalu (14/9), pengurus P3SRS ATR mengadukan persoalan tersebut ke DPRD DKI Jakarta.
Tujuannya ialah meminta lembaga wakil rakyat tersebut menjadi mediator antara pengurus P3SRS dengan warga ATR.
Namun, perwakilan warga ATR, Muska Putri, justru menganggap upaya pengurus P3SRS itu sebagai langkah telat.
Menurut dia, warga ATR justru lebih dahulu proaktif mencari jalan penyelesaian melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) dan DPRD DKI karena aspirasi mereka tidak memperoleh penyelesaian yang memadai dari pihak pengurus P3SRS.
“Kalau sekarang pengurus ingin tampil sebagai pihak yang mendorong mediasi dan penyelesaian, menurut kami sudah kesiangan,” ujar Putri melalui siaran pers, Senin (21/9).
Lebih lanjut Putri membeber kronologi upaya warga ATR mencari penyelesaian.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















