jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Persijap Jepara mengawali kompetisi BRI Super League 2026/27 dengan hasil kurang memuaskan.
Bermain di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9) malam, Laskar Kalinyamat takluk 0-2 dari tuan rumah Madura United FC.
Persijap mampu menahan Madura United tanpa gol hingga babak pertama berakhir. Namun, pertahanan mereka akhirnya jebol pada babak kedua.
Striker Madura United Dimitar Mitkov menjadi mimpi buruk Persijap setelah mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-54 dan 90+1.
Pelatih Persijap Juan Cortes mengakui kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya. Menurut dia, Persijap masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama karena waktu persiapan menuju kompetisi cukup terbatas.
“Ini adalah pertandingan yang sulit. Madura United punya pemain berkualitas dan pelatih yang bagus. Persijap sendiri tidak punya banyak waktu persiapan jelang kompetisi, persiapan kami terbatas. Ada banyak hal yang akan kami kembangkan lagi,” kata Juan Cortes seusai pertandingan dikutip dari laman ileague.id, Senin (7/9).
Meski gagal meraih poin, pelatih asal Spanyol itu tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya, terutama pada babak pertama.
“Pada babak pertama kami bisa menutup ruang, organisasi permainan juga bagus. Babak kedua kami memiliki celah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk bisa mencetak gol,” ujarnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















