jpnn.com - Qualcomm bersiap menaikkan harga produk prosesornya untuk seluruh pengiriman setelah 1 September 2026.
Di balik keputusan itu, perusahaan menghadapi lonjakan biaya komponen dan tekanan rantai pasok yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.
Laporan Bloomberg menyebut Qualcomm telah mengirimkan pemberitahuan kepada para pelanggannya mengenai penyesuaian harga.
Perusahaan juga mengaku tak lagi mampu menyerap kenaikan biaya dari pemasok, meski terus berupaya mencari sumber komponen alternatif.
Kenaikan harga diperkirakan akan berdampak luas, karena Qualcomm bukan sekadar pemasok chip untuk ponsel Android.
Teknologi buatannya juga menjadi otak berbagai perangkat modern, mulai dari PC berbasis AI hingga sistem digital di mobil-mobil terbaru.
Di industri otomotif, prosesor Qualcomm banyak digunakan untuk mengoperasikan layar infotainment, sistem konektivitas, navigasi, perintah suara, hingga fitur bantuan pengemudi (ADAS).
Artinya, kenaikan harga chip berpotensi meningkatkan biaya produksi kendaraan yang mengandalkan teknologi tersebut, terutama model listrik dan mobil dengan fitur digital yang makin kompleks.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
