Rekayasa Arus Pecatu-Uluwatu Berlaku Permanen, Ampuh Urai Kemacetan

3 weeks ago 8

Jumat, 03 Juli 2026 – 09:33 WIB

Rekayasa Arus Pecatu-Uluwatu Berlaku Permanen, Ampuh Urai Kemacetan - JPNN.com Bali

Dishub Badung bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) menggelar rapat evaluasi penetapan skema rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Pecatu-Uluwatu di Puspem Badung, Kamis (2/7). Foto: Pemkab Badung

bali.jpnn.com, BADUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Badung bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) resmi menetapkan skema rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Pecatu-Uluwatu menjadi kebijakan permanen.

Keputusan ini disepakati dalam rapat evaluasi di Puspem Badung, Kamis (2/7) kemarin setelah terbukti ampuh mengurai kepadatan kendaraan menuju destinasi wisata.

Penataan ini difokuskan pada enam persimpangan rawan macet, dengan aturan utama yang berlaku pada pukul 17.00 sampai dengan 22.00 WITA:

Untuk Simpang Jalan Toya Ning II – Jalan Raya Uluwatu, kendaraan dari Jalan Raya Uluwatu dilarang belok langsung ke Jalan Toya Ning II.

Sebaliknya, kendaraan dari Jalan Toya Ning II hanya boleh belok kiri ke arah Pecatu dan dilarang belok kanan ke arah Ungasan.

Untuk Simpang Jalan Baler Setra – Jalan Blimbing Sari, semua jenis kendaraan, kecuali sepeda motor, dilarang berbelok ke barat menuju Jalan Raya Uluwatu.

Menurut Kadis Perhubungan Badung AA Gede Rahmadi, hasil evaluasi menunjukkan skema rekayasa lalu lintas tetap dipertahankan karena dinilai efektif.

Hanya terdapat satu penyesuaian berupa penambahan rambu larangan masuk dari Jalan Raya Uluwatu menuju Gang Batu Nunggul.

Dishub Badung bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) resmi menetapkan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Pecatu-Uluwatu menjadi permanen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |