jpnn.com, JAKARTA - Ahli forensik digital Reza Indragiri Amriel mengingatkan agar penanganan kasus meninggalnya seorang dokter bernama dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha) di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak disederhanakan hanya pada dugaan adanya ucapan yang menyakitkan dari keluarga pasien.
Menurut Reza, peristiwa tersebut merupakan tragedi yang menyedihkan dan memerlukan penanganan secara hati-hati, termasuk jika hendak dibawa ke ranah pidana.
"Ini peristiwa yang menyedihkan dan memilukan hati. Orang yang menyampaikan perkataan tidak baik memang bisa dipidana. KUHP, UU Tenaga Kesehatan, dan UU Kesehatan memuat pasal-pasal pidana yang relevan," kata Reza dalam keterangannya yang diterima JPNN.com, Selasa(30/6).
Meski demikian, dia menilai membangun konstruksi pidana dalam perkara tersebut bukan pekerjaan yang mudah.
"Keputusan untuk bunuh diri tidak bisa dianggap sebagai keputusan yang sederhana. Bunuh diri merupakan peristiwa yang kompleks dan biasanya didahului oleh faktor-faktor yang majemuk," ujarnya.
Reza menjelaskan, untuk memahami penyebab seseorang mengakhiri hidupnya, setidaknya ada empat aspek yang perlu ditelusuri.
Pertama, persepsi korban terhadap situasi yang sedang dihadapinya. Kedua, pola pengaturan suasana hati dan kemampuan mengendalikan stres. Ketiga, pola pengelolaan dorongan agresif, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Keempat, pola belajar dan kemampuan memecahkan masalah.
"Pemahaman terhadap faktor-faktor itu membutuhkan pengamatan dalam kurun waktu yang tidak singkat," ucapnya.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)
