bali.jpnn.com, DENPASAR -
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari hingga Juli 2026 dengan melayani 13,2 juta penumpang dan 80 ribu pergerakan pesawat.
Capaian ini menegaskan posisi Bali sebagai simpul konektivitas udara utama di Indonesia dan kawasan regional.
General Manager Bandara Ngurah Rai Nugroho Jati mengutakan rute internasional mendominasi pergerakan penumpang dengan angka 8,5 juta orang, sementara rute domestik menyumbang 4,7 juta penumpang.
Dari total kunjungan internasional, 4 juta di antaranya merupakan turis asing.
Singapura memimpin rute internasional paling padat dengan 1,5 juta penumpang, disusul Kuala Lumpur dengan 903 ribu.
Kota utama di Australia seperti Perth, Melbourne, dan Sydney ikut menyumbang sebesar 1 juta kunjungan, sekitar 25 persen.
Untuk destinasi domestic, rute Jakarta menjadi yang tersibuk di jalur domestik sebanyak 2,1 juta penumpang, diikuti Surabaya, Labuan Bajo, Makassar, dan Lombok.
Untuk pergerakan kargo, volume logistik mencapai 67 ribu ton kargo, terdiri atas 50 ribu ton kargo internasional dan 17 ribu ton kargo domestik.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















