Semua Event Sport Tourism di Bali Wajib Berizin, Buntut Insiden Rasis WNA

4 hours ago 4

Selasa, 28 Juli 2026 – 12:50 WIB

Semua Event Sport Tourism di Bali Wajib Berizin, Buntut Insiden Rasis WNA - JPNN.com Bali

Peserta lari Bali Silent Disco yang diinisiasi warga negara asing (WNA) yang dikecam Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko. Dua WNA Belanda selaku inisiator tengah diburu Imigrasi dan telah dimasukkan dalam daftar pencekalan. Foto: Source for JPNN

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bali I Wayan Sumarajaya minta seluruh masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menggelar kegiatan lari untuk wajib mengantongi izin resmi.

Penegasan ini menyusul insiden ajang lari tanpa izin yang diinisiasi warga negara asing (WNA) di Canggu serta mengarah pada tindakan rasisme.

"Kami sangat mendukung sport tourism, tetapi kami berharap seluruh pihak yang ingin membuat event mengikuti ketentuan.

Jika perizinannya lengkap, acara dipastikan aman karena sudah dalam pengawasan aparat keamanan," ujar I Wayan Sumarajaya dilansir dari Antara.

Kendati mendukung potensi sport tourism seperti ajang lari di Jatiluwih, I Gede Sumarajaya mengakui pihak Dispar Bali sebelumnya belum mendalami kasus WNA di Canggu.

Dispar Bali baru menyadari tren komunitas lari di kalangan wisatawan.

Meski demikian, ia meyakini kepercayaan wisatawan terhadap Bali sebagai destinasi wisata olahraga tidak terganggu.

Ketua Komisi II DPRD Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih menegaskan bahwa kegiatan lari WNA di Canggu tersebut jelas melanggar regulasi.

Kadispar Bali I Wayan Sumarajaya minta seluruh masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menggelar kegiatan lari untuk wajib mengantongi izin resmi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |