jpnn.com, JAKARTA - Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menilai rumor pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mencuat di ruang publik belakangan ini merupakan strategi cek ombak politik semata.
Terlebih lagi, DPR dan pihak Istana telah membantah adanya pengiriman Surat Presiden (Surpres) pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Publik perlu membedakan antara dinamika politik yang melahirkan spekulasi dengan keputusan resmi presiden yang memiliki dasar konstitusional," kata Bambang kepada awak media, Kamis (6/8).
Dia mengatakan maraknya kebocoran informasi melalui media sosial maupun grup percakapan mengenai isu pengiriman Surpres pergantian Kapolri, bisa dianggap cek ombak.
"Dipahami sebagai strategi cek ombak dan perebutan narasi di ruang publik. Dalam jabatan strategis seperti Kapolri, persepsi sering kali memang dibentuk lebih dahulu daripada keputusan formal," katanya.
Bambang juga menanggapi pernyataan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto yang dinilainya sangat normatif terkait isu pergantian Kapolri.
Namun, dia melihat adanya dorongan lain di balik berhembusnya isu ini, yakni terkait masa pensiun sejumlah perwira tinggi.
"Isu tersebut juga bisa dibaca dari cek ombak terkait pelaksanaan masa pensiun personel Polri. Mengingat banyak bintang tiga yang juga berpeluang untuk menjadi Kapolri akan pensiun 58 tahun di tahun ini bila tetap menggunakan UU 2 tahun 2002. Makanya isu pergantian Kapolri tersebut didorong harus dalam bulan-bulan ini," kata Bambang.





































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
.jpeg)

