Sidang Sudewo Diwarnai Ketegangan, Kuasa Hukum Kecam Tindakan Provokatif Oknum Sekuriti

4 weeks ago 11

Sidang Sudewo Diwarnai Ketegangan, Kuasa Hukum Kecam Tindakan Provokatif Oknum Sekuriti

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua tim kuasa hukum Bupati Pati nonaktif Sudewo, Yupen Hadi, berbicara kepada media di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). Foto: dok sumber

jpnn.com, SEMARANG - Tim kuasa hukum Bupati Pati nonaktif Sudewo angkat bicara soal ketegangan yang terjadi dalam ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (29/6).

Ketegangan itu terjadi setelah majelis hakim menutup persidangan. Di luar ruang sidang, tim penasihat hukum Sudewo terlibat adu argumentasi dengan seorang petugas yang disebut berasal dari unsur pengamanan atau perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam rekaman video yang beredar, salah seorang kuasa hukum Sudewo tampak menyampaikan protes dengan nada tegas.

Ia mengaku sebelumnya telah mengingatkan potensi terjadinya gesekan, bahkan telah menyampaikannya kepada majelis hakim saat persidangan berlangsung.

“Dari awal kami sudah mewanti-wanti. Bahkan tadi di ruang sidang saya sudah meminta kepada Yang Mulia Hakim untuk mempertimbangkan masalah ini,” ujar Ketua Tim kuasa hukum Sudewo, Yupen Hadi, di Pengadilan Tipikor Semarang.

Menurut Yupen, situasi yang memanas dipicu oleh tindakan oknum petugas yang tidak tepat sehingga memancing reaksi dari para pendukung Sudewo yang memadati kawasan pengadilan.

Kuasa hukum menegaskan bahwa selama rangkaian persidangan berlangsung, para pendukung Sudewo selalu berupaya menjaga ketertiban dan mengikuti proses hukum secara tertib.

“Hari ini saya akan melayangkan protes resmi ke KPK. Karena ulah Anda, massa menjadi tidak terkendali. Tolong hargai, Pak Dewo itu punya banyak pendukung, dan pendukungnya sangat setia,” tegasnya.

Kuasa hukum menegaskan bahwa selama rangkaian persidangan berlangsung, para pendukung Sudewo selalu berupaya menjaga ketertiban

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |