jpnn.com, JAKARTA - Politikus Golkar Nusron Wahid mengaku sudah berdiskusi dengan ketum partainya Bahlil Lahadalia sejak 2025 sebelum memutuskan mundur dari kepengurusan parpol berlambang Pohon Beringin itu.
"Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu," kata dia menjawab pertanyaan awak media di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9).
Nusron mempersilakan awak media menanyakan lebih lanjut soal keputusannya mundur dari kepengurusan Golkar.
"Jadi, selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum. Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama," kata dia.
Awak media kemudian menanyakan alasan mantan Ketua Umum GP Ansor itu memilih mundur dari kepengurusan di Golkar.
"Mas mohon maaf, Mas, ya, mohon maaf, ya, saya punya privasi untuk jalan, Mas. Boleh enggak saya jalan, Mas," jawab dia sembari berjalan meninggalkan awak media.
Sebelumnya, Sekjen Golkar Sarmuji menginformasikan kabar Nusron mundur dari kepengurusan partai berkelir kuning itu.
"Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu," kata Sarmuji saat dihubungi awak media, Senin ini.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















