Status Ginka Komisaris BUMN Dipersoalan Netizen, DPR Ungkap Harapan Soal Kompetensi

3 weeks ago 12

Status Ginka Komisaris BUMN Dipersoalan Netizen, DPR Ungkap Harapan Soal Kompetensi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua DPR RI Puan Maharani soal pengawasan WNA di Indonesia. Foto/Ilustrasi : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani berharap penetapan komisaris di BUMN bisa mengedepankan sisi profesionalitas dan kompetensi.

Hal demikian dikatakan Puan demi menjawab pertanyaan media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/6).

"Tentu saja kami DPR mendorong untuk bisa nantinya ditetapkan orang-orang yang profesional dan kompeten ke depannya,” kata Puan, Kamis.

Adapun, pertanyaan awak media dilayangkan ke Puan setelah heboh di media sosial soal penunjukkan Ginka Febriyanti Ginting sebagai Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor ritel energi.

Kehebohan itu menyeruak karena Ginka tercatat masih berusia 28 pada 2026 dan pernah mengucurkan uang demi demonstrasi bayaran.

Netizen juga mempersoalkan latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi Ginka yang kurang beririsan dengan bidang kerjanya di Pertare.

Ginka disebut meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Esa Unggul pada 2019 di mana pendidikannya kemudian dilanjutkan hingga memperoleh gelar Magister Manajemen pada 2023 dari kampus yang sama.

Sorotan netizen makin tajam ke Ginka karena yang bersangkutan menjadi Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison) sebelum menjabat Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare).

Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara setelah heboh komisaris di BUMN sempat terendus membiayai demonstrasi bayaran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |