Trump Bercerita tentang Kejadian saat AS Hendak Melakukan Serangan Besar-besaran

12 hours ago 1

Trump Bercerita tentang Kejadian saat AS Hendak Melakukan Serangan Besar-besaran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: ANTARA/Xinhua

jpnn.com - WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bercerita mengenai komunikasinya dengan Iran saat AS ingin melancarkan serangan besar-besaran.

Donald Trump mengatakan rencana serangan besar-besaran itu diurungkan karena AS masih ingin mencapai kesepakatan dengan Iran.

"Saya lebih memilih mencapai kesepakatan karena saya tidak ingin mencelakai orang, saya tidak ingin membunuh orang. Namun, pada titik tertentu, kami akan melakukannya. Kami sudah mempersiapkan serangan terbesar dan telah menyerang mereka dengan sangat keras dalam beberapa bulan terakhir,” kata Trump saat berbicara di hadapan para pendukungnya di Las Vegas.

“Kami telah bersiap melancarkan serangan terbesar sejak Perang Dunia II. Lalu mereka menelepon saya dan berkata, 'Tolong jangan lakukan itu. Mari kita bicara.' Namun, kemudian mereka tidak melakukannya. Mereka malah mengatakan tidak pernah menyampaikan hal itu," sambung Trump.

Trump menilai Iran menghormati Amerika Serikat.

"Kita lihat saja apa yang akan terjadi," ujarnya.

Pada Ahad (2/8), Trump mengatakan telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran karena masih terdapat peluang untuk mencapai kesepakatan penyelesaian yang belum difinalisasi.

Secara garis besar, kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz serta penyelesaian isu program nuklir Iran.

Berikut cerita Donald Trump mengenai komunikasinya dengan Iran saat AS ingin melancarkan serangan besar-besaran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |