jpnn.com, JAKARTA - Di tengah rimba beton dan kemacetan kota, sepeda tak lagi sekadar alat mandi keringat pada akhir pekan.
Bagi sebagian warga urban, sepeda mulai jadi jurus jitu menembus jarak dekat—entah itu wara-wiri ke stasiun, atau sekadar menghindari drama berburu lahan parkir.
Melihat denyut perubahan itu, United Bike ingin membawa sepeda kembali ke fungsi dasarnya: menjadi teman mobilitas harian yang praktis dan masuk akal.
Lewat bendera PT. Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), United Bike paham betul bahwa kebutuhan orang kota makin beragam.
Orang tak cuma cari sepeda yang kencang, tetapi juga yang nyaman dipandang, gampang dilipat, dan pas buat gaya hidup harian.
"Kami melihat potensi besar sepeda untuk kembali mengisi ruang gerak masyarakat urban," ujar Direktur UNTD Andrew Mulyadi dalam keterangannya, Sabtu (19/9).
Bagi Andrew, gaya hidup sepeda hari ini sudah jauh melampaui urusan olahraga belaka. Ini tentang bagaimana sepeda bisa menyatu dengan rutinitas harian.
Guna menjawab riuhnya kebutuhan itu, United Bike menyiapkan lini yang terbilang lengkap.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)














