Voting Muktamar, Pilih Ketum PBNU Lewat AHWA atau One Man One Vote

3 weeks ago 11

Sabtu, 29 Agustus 2026 – 20:22 WIB

Voting Muktamar, Pilih Ketum PBNU Lewat AHWA atau One Man One Vote - JPNN.com Jatim

Pimpinan sidang Komisi Organisasi, Asrorun Niam di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang. Foto: Andhi Dwi Setiawan/JPNN

jatim.jpnn.com, JOMBANG - Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dilanjutkan dengan voting peserta, untuk menentukan sistem pemilihan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pimpinan sidang Komisi Organisasi, Asrorun Niam mengatakan panitia menyiapkan dua opsi ke peserta Muktamar saat rapat pleno di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Sabtu (29/8).

"Ada dua opsi, pertama dilakukan secara mufakat. Apabila tidak dilakukan mufakat maka dilakukan voting one man one vote," kata Niam setelah rapat pleno.

Niam menyebut opsi keduanya adalah ketua umum PBNU baru ditentukan melalui musyawarah sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam majelis Ahlul Halli wal Aqdi AHWA.

"Nah, yang kedua usulan barunya adalah melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi," ucapnya.

Lebih lanjut, Niam menjelaskan secara rinci sistem pemilihan secara musyawarah mufakat. Awalnya peserta Muktamar melakukan berdiskusi untuk menentukan Ketua Umum PBNU.

Ketika mufakat tersebut tidak membuahkan hasil, peserta Muktamar diminta mengusulkan lima kandidat calon Ketua Umum PBNU yang sudah memenuhi persyaratan.

"Bedanya, yang kedua ini peserta memilih sebanyak-banyaknya lima calon yang memenuhi syarat. Jadi kalau yang sebelumnya memilih satu, ini memilih lima,” ujarnya.

Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU dilanjutkan dengan voting peserta, untuk tentukan sistem pemilihan PBNU

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |