bali.jpnn.com, DENPASAR - Pemprov Bali Bali mempercepat transformasi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju birokrasi yang profesional dan berkelas dunia.
Oleh karena itu, Pemprov Bali fokus menerapkan sistem merit dan manajemen talenta sesuai amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
"Melalui sistem ini, pengisian jabatan strategis dan pengembangan karier ASN benar-benar didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta potensi.
Jadi, bukan atas dasar pertimbangan subjektif, KKN, maupun dinamika politik praktis," ujar Wagub Giri Prasta saat Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (7/9).
Komitmen Pemprov Bali dalam tata kelola kepegawaian membuahkan hasil positif.
Kepala BKPSDM Bali I Wayan Budiasa memaparkan bahwa indeks sistem merit Pemprov Bali berhasil meraih angka 0,94 dengan Kategori IV alias Sangat Baik.
Capaian tersebut didorong oleh komitmen pimpinan, regulasi yang mendukung, penguatan manajemen kinerja, serta digitalisasi data kepegawaian terintegrasi melalui sejumlah aplikasi unggulan.
Ada aplikasi SIMATA yang fokus pada pemetaan talenta dan talent pool, SIKEPO untuk pengelolaan kinerja ASN.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















