jateng.jpnn.com, SEMARANG - Musim kemarau membawa kesulitan bagi warga RW 03 Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Namun, persoalan yang mereka hadapi bukan sekadar kekurangan air bersih. Selama bertahun-tahun, warga harus hidup dengan air sumur yang terasa asin dan dinilai tidak layak dikonsumsi.
Ketua RW 03 Jabungan Karyitno mengatakan kualitas air tanah di wilayahnya memang sudah lama menjadi persoalan.
Berdasarkan pemeriksaan yang pernah dilakukan, air sumur warga tidak memenuhi syarat sebagai air minum sehingga hanya dimanfaatkan untuk mandi dan mencuci.
"Harapan saya, warga bisa mendapatkan air yang benar-benar layak dikonsumsi. Tidak hanya untuk mandi dan mencuci, tetapi juga bisa diminum," ujarnya, Selasa (4/8).
Karena kualitas air yang buruk, sebagian besar warga harus membeli air galon untuk kebutuhan minum setiap hari. Meski demikian, saat kondisi mendesak masih ada warga yang terpaksa menggunakan air sumur untuk kebutuhan konsumsi.
Karyitno mengaku khawatir kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Selain memiliki rasa asin, air sumur juga meninggalkan endapan putih pada peralatan memasak.
"Airnya memang asin. Dulu waktu anak saya masih kecil, panci untuk merebus air lama-kelamaan dipenuhi kerak putih yang tebal," katanya.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)
