jogja.jpnn.com, SLEMAN - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 500.6/1717 terkait kewaspadaan dini terhadap ancaman serangan Wereng Batang Coklat (WBC).
Langkah preventif ini diambil menyusul adanya tren peningkatan populasi hama tersebut yang berisiko memicu ledakan serangan dan mengancam produktivitas padi di wilayah Sleman.
Kepala DP3 Kabupaten Sleman Liem Astuti menegaskan bahwa seluruh jajaran, mulai dari petugas lapangan hingga pemerintah kalurahan dan kelompok tani, harus meningkatkan kesiapsiagaan guna mendeteksi dini perkembangan populasi WBC.
Dalam upaya menekan risiko kerusakan tanaman, DP3 Sleman menekankan penerapan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Petani diminta untuk memastikan kondisi tanaman padi optimal agar lebih tahan terhadap serangan, menjaga keseimbangan ekosistem di lahan persawahan, mengatur jadwal tanam secara serentak dalam satu hamparan guna memutus siklus hidup hama, dan membatasi penggunaan pupuk nitrogen berlebih, karena dapat meningkatkan kerentanan tanaman terhadap serangan WBC.
Menurut Liem, dinas telah memobilisasi sarana pengendalian ke wilayah yang teridentifikasi sebagai titik endemis.
Petani juga diimbau untuk segera melakukan eradikasi (pemusnahan) pada titik pusat serangan (spot puso) guna mencegah penyebaran hama yang lebih luas ke area lain.
"Jika petani menemukan gejala serangan dengan intensitas yang meningkat, kami minta segera melapor ke BPP, petugas POPT, atau langsung ke dinas agar segera dilakukan penanganan lebih lanjut," ujar Liem.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
