jatim.jpnn.com, SURABAYA - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah anak buah kapal (ABK) MV CPT Honour, Dantje M. Wua (61) yang meninggal dunia saat kapal melintas di perairan Selat Madura, Selasa (8/9).
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan mengenai kondisi Dantje yang tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Kejadian tersebut bermula pada Minggu (6/9) sore. Nakhoda MV CPT Honour menemukan Dantje dalam kondisi tertelungkup di dalam kamarnya.
ABK lainnya kemudian memindahkan Dantje ke kasur untuk mendapatkan pertolongan pertama. Pemeriksaan denyut nadi dan pupil mata dilakukan, dilanjutkan dengan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan.
Rekan-rekan kerja Dantje kemudian terus memantau kondisinya hingga sekitar pukul 16.15 WIB.
Saat dilakukan pemeriksaan ulang, tubuh Dantje sudah dalam kondisi kaku dan dingin. Denyut nadi juga tidak ditemukan, baik melalui pemeriksaan langsung maupun menggunakan alat.
Menerima laporan tersebut, Nanang mengerahkan satu tim rescue dengan menggunakan KN SAR 249 Permadi untuk membantu proses evakuasi.
KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 14.00 WIB menuju titik intercept di alur pelayaran barat Surabaya. Jarak menuju lokasi tersebut sekitar 11 mil laut.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











