jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta resmi mengumumkan rencana penataan dan perluasan kawasan Stasiun Lempuyangan.
Langkah ini diambil guna meningkatkan konektivitas antarmoda, keamanan, serta kenyamanan pelayanan bagi para pengguna jasa kereta api.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa penataan kawasan ini mendesak dilakukan menyusul lonjakan jumlah penumpang yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
"Pada 2024, Stasiun Lempuyangan melayani total 5.392.700 penumpang dan bertumbuh 4 persen menjadi 5.605.414 penumpang pada tahun 2025," ujar Feni dalam keterangan resminya di Yogyakarta, Selasa (22/9).
Saat ini, rata-rata volume harian penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang naik dan turun di stasiun tersebut mencapai 12.586 orang.
Sedangkan layanan KRL Commuter Line relasi Yogyakarta–Palur mencatatkan pergerakan sekitar 4.500 penumpang per hari.
Selain melayani perjalanan penumpang, Stasiun Lempuyangan juga memegang peran vital dalam aktivitas angkutan barang.
Sebagai langkah awal pengembangan kawasan, Daop 6 memfokuskan penataan di area sisi selatan stasiun.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















