Gelombang Panas Ekstrem di Eropa, Prancis Catat Lonjakan Kematian yang Mengkhawatirkan

2 hours ago 2

Senin, 29 Juni 2026 – 14:44 WIB

Gelombang Panas Ekstrem di Eropa, Prancis Catat Lonjakan Kematian yang Mengkhawatirkan - JPNN.com Jateng

Gelombang panas yang menyengat Prancis memicu lonjakan kematian. Ilustrasi Foto: Geralt/Pixabay

jateng.jpnn.com, PRANCIS - Dampak gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis dalam hampir dua pekan terakhir mulai terlihat dari data kematian nasional.

Badan Kesehatan Masyarakat Prancis mengungkapkan adanya sekitar 1.000 kematian tambahan di luar angka yang biasanya diperkirakan sejak 24 Juni 2026.

Berdasarkan data awal yang dirilis pada Minggu (28/6), lonjakan kematian tersebut terjadi bersamaan dengan cuaca panas berkepanjangan yang menyelimuti sebagian besar wilayah Prancis. Kelompok lanjut usia berumur di atas 65 tahun menjadi yang paling terdampak dalam periode tersebut.

Tak hanya itu, otoritas kesehatan juga mencatat kenaikan sekitar 40 persen pada jumlah warga yang meninggal di rumah.

Temuan ini memperkuat kekhawatiran bahwa suhu ekstrem telah memberikan tekanan serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist menegaskan bahwa ancaman belum sepenuhnya berlalu meski suhu udara mulai menurun di sejumlah wilayah.

Menurut dia, dampak kesehatan akibat cuaca panas biasanya masih terus terasa beberapa hari setelah puncak gelombang panas terjadi.

“Prancis saat ini mengalami jumlah kematian yang lebih tinggi dari biasanya,” ujar Rist seperti dikutip BFMTV, Senin (29/6).

Gelombang panas yang menyengat Prancis memicu lonjakan kematian. Data awal menunjukkan sekitar 1.000 nyawa melayang di luar perkiraan normal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |