jabar.jpnn.com, BOGOR - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 2,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 16 September 2026, pukul 06.21.32 WIB.
Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati menjelaskan gempa tersebut dirasakan oleh sejumlah warga di Kecamatan Pangalengan.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,25 derajat Lintang Selatan (LS) dan 107,59 derajat Bujur Timur (BT).
"Lokasi episenter berada di darat, sekitar 26 kilometer tenggara Kabupaten Bandung, dengan kedalaman hiposenter 6 kilometer," kata Ana dalam keterangan tertulisnya.
Gempa Dangkal Akibat Aktivitas Sesar Aktif
BMKG menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut tergolong gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.
Gempa Dirasakan di Pangalengan
Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima BMKG, gempa bumi dirasakan di wilayah Pangalengan dengan skala intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity).





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













