banten.jpnn.com, SERANG - Polda Banten ikut membantu dalam proses identifikasi jasad pria tanpa identitas yang ditemukan di Perairan Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu.
Bantuan tersebut berkaitan dengan pemberian antemortem dari para keluarga korban rombongan jurnalis sebagai bahan pembanding dalam proses identifikasi yang tengah dilakukan Polda Bengkulu.
Jasad pria tanpa identitas tersebut diduga berkaitan dengan rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengatakan antemortem diperoleh dari keluarga korban untuk mendukung proses identifikasi.
"Data primer antemortem yang dibutuhkan meliputi sidik jari, infomasi gigi, dan DNA para korban," ucap Kombes Maruli, Selasa (15/9).
Pemberian data antemortem, kata Kombes Maruli, dapat membantu untuk pencocokan postmortem jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.
"Selanjutnya proses identifikasi akan dilakukan Bidokkes Polda Bengkulu," ujar Kombes Maruli.
Dia berharap dukungan data antemortem yang diberikan dapat membantu proses identifikasi jasad pria tanpa identitas tersebut.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













