jatim.jpnn.com, MAGETAN - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu Dan Sekitarnya (KPH Lawu Ds) menutup sementara jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu sejak Senin (14/9).
Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds Mulyadi mengatakan titik api pertama kali terpantau di Petak 50+A RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, wilayah Panekan, Magetan.
Meski api di wilayah Magetan telah padam, kebakaran dilaporkan meluas hingga kawasan hutan di Kabupaten Ngawi.
"Demi keselamatan pendakian, untuk sementara waktu kita tutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujar Mulyadi di Magetan, Rabu (16/9).
Menurut dia, penutupan dilakukan demi keselamatan para pendaki. Kondisi vegetasi yang kering dan angin berpotensi membuat api bergerak ke kawasan lain. Berdasarkan pendataan terbaru Perhutani, kawasan yang terdampak kebakaran di wilayah Magetan diperkirakan mencapai sekitar 9 hektare.
Mulyadi memastikan titik api di wilayah Magetan saat ini telah padam. Namun, api telah bergerak menuju kawasan hutan di wilayah Ngawi.
"Petak yang terbakar di wilayah Magetan itu RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, Petak 50 A1 dan Petak 50 E, dengan estimasi keluasan kurang lebih 9 hektare. Untuk saat ini wilayah Magetan sudah mati, sudah padam. Api sekarang menjalar ke wilayah Ngawi," katanya.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













