jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung mengamankan seorang pria yang diduga membacok penjaga toko kelontong di Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu.
Terduga pelaku berinisial MFA (35) warga Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, ditangkap beberapa jam setelah kejadian, sedangkan korban berinisial TS (21) warga Kabupaten Sumenep, Madura mengalami luka akibat senjata tajam dan masih menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9) sekitar pukul 22.50 WIB.
"Awalnya pelaku datang ke toko korban untuk membeli bahan bakar minyak (BBM)," kata Nanang di Tulungagung, Rabu (17/9).
Menurut Nanang, MFA dilayani oleh adik korban untuk mengisi BBM sepeda motor. Namun, setelah pengisian selesai, terduga pelaku diduga tidak bersedia membayar. Perselisihan kemudian terjadi antara MFA dan adik korban.
Korban yang mengetahui pertengkaran tersebut kemudian keluar dari dalam toko untuk melerai. Namun, situasi justru berujung pada dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis golok.
"Akibatnya korban mengalami luka bacok dan harus dilarikan ke RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada polisi. Petugas Unit Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)













